Bertemu – Puisi Karya Sutan Takdir Alisjahbana

— Tim indoSastra Pencari Karya Sastra yang Bermutu Tinggi Sastra Angkatan Pujangga Baru, bentuk: Puisi Karya: Sutan Takdir Alisjahbana Ini adalah salah satu puisi yang diciptakan dengan rangkaian makna indah oleh STA, tentang keyakinan masa depan dan keagungan Tuhan, kata mengalir pasti dengan pola yang terencana apik Dari buku: Tebaran Mega Waktu penulisan: 26 April 1935 — […]
Continue reading…

 

Jangan Disesal pada Tudung – Puisi Karya Marah Rusli

— Tim indoSastra Pencari Karya Sastra Berkualitas Sastra Angkatan Balai Pustaka, bentuk: Pantun Karya: Marah Rusli Judul Pantun: Jangan Disesal pada Tudung (Pantun penghibur Samsul Bahri pada kekasihnya) Ini adalah salah satu pantun karya Marah Rusli, mengisahkan tentang cinta yang dirangkai dengan kata penuh makna dan disusun dengan pola yang rapih Dari buku: Novel Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai […]
Continue reading…

 

Lagu Siul – Puisi Karya Chairil Anwar

— Tim indoSastra Pencari Karya Sastra Lama Sastra Angkatan 45, bentuk: Puisi Karya: Chairil Anwar Ini adalah salah satu puisi dari seorang maestro yaitu Chairil Anwar, dengan kata yang lugas, kaya makna, dan indah untuk difahami Dari buku: Aku ini Binatang Jalang Waktu Penulisan: 25 November 1945 — Laron pada mati Terbakar di sumbu lampu Aku juga menemu […]
Continue reading…

 

Reportase dari Puskesmas – Puisi Karya Wiji Thukul

— Tim indoSastra Pencari Karya Sastra yang Menakjubkan, Mengharukan, dan Tulus Sastra angkatan reformasi, bentuk: puisi Karya: Widji Thukul Untuk puisi yang satu ini, Pujangga Reformasi mengambil kisah dari Puskesmas yang banyak dikunjungi oleh kaum miskin, seperti dirinya Dari buku: Aku Ingin Jadi Peluru Waktu penulisan: Tahun 1986 — barangkali karena ikan laut yang kumakan […]
Continue reading…

 

Hemat – Puisi Karya Sutardji Calzoum Bachri

— Tim indoSastra Pencari Karya Sastra yang Menakjubkan dan Kreatif Sastra angkatan 1966 – 1970 an, bentuk: puisi Karya: Sutardji Calzoum Bachri (SCB) SCB mengungkapkan isi hati dalam puisi yang penuh makna. Menelusuri perjalanan hidupnya dalam evaluasi diri sendiri. Dari buku: O Amuk Kapak Waktu penulisan: tahun 1977 — dari hari ke hari bunuh diri pelan-pelan […]
Continue reading…

 

Tapi – Puisi Karya Sutardji Calzoum Bachri

— Tim indoSastra Pencari Karya Sastra yang Menakjubkan dan Kreatif Sastra angkatan 1966 – 1970 an, bentuk: puisi Karya: Sutardji Calzoum Bachri (SCB) Puisi karya SCB yang satu ini mengungapkan tentang penyerahan diri, segala upaya telah beliau coba, dan dengan kesungguhan hati beliau dedikasikan segalanya Dari buku: O Amuk Kapak Waktu penulisan: tahun 1976 — aku […]
Continue reading…

 

Menyambut Hidup – Puisi Karya Sutan Takdir Alisjahbana

— Tim indoSastra Pencari Karya Sastra yang Bermutu Tinggi Sastra Angkatan Pujangga Baru, bentuk: Puisi Karya: Sutan Takdir Alisjahbana Ini adalah salah satu puisi yang diciptakan dengan rangkaian makna indah oleh STA, tentang keyakinan masa depan dan keagungan Tuhan, kata mengalir pasti dengan pola yang terencana apik Dari buku: Tebaran Mega Waktu penulisan: 29 Mei 1935 — Ya […]
Continue reading…

 

Catatan Malam – Puisi Karya Wiji Thukul

— Tim indoSastra Pencari Karya Sastra yang Menakjubkan, Mengharukan, dan Tulus Sastra angkatan reformasi, bentuk: puisi Karya: Widji Thukul Ini adalah salah satu puisi karya Widji Thukul tentang kisah asmara sejati yang tulus, bukan hanya cinta sesaat, tapi sampai ke pernikahan Dari buku: Aku Ingin Jadi Peluru Waktu penulisan: 23 Februari 1988 — anjing nyalak lampuku […]
Continue reading…

 

Berdiri Aku – Puisi Karya Amir Hamzah

— Tim indoSastra Pencari Karya Sastra Lama Sastra Pujangga Baru, bentuk: Puisi Karya: Amir Hamzah Ini adalah salah satu dari sekian banyak puisi Amir Hamzah yang selalu indah dan kata-kata yang penuh makna Dari buku: Buah Rindu Waktu Penulisan: — Berdiri aku di senja senyap Camar melayang menepis buih Melayah bakau mengurai puncak Berjulang datar ubur terkembang […]
Continue reading…

 

Depan Sekretariat Negara – Puisi Karya Taufiq Ismail

— Tim indoSastra Pencari Karya Sastra yang Berjiwa Revolusi Sastra angkatan 1966, bentuk: puisi Karya: Taufiq Ismail Ini adalah salah satu puisi perjuangan demi cinta tanah air dan bangsa Dari buku: Tirani dan Benteng Waktu penulisan: tahun 1966 — Setelah korban diusung Tergesa-gesa Ke luar jalanan Kami semua menyanyi ‘Gugur Bunga’ Perlahan-lahan Perajurit ini Membuka baretnya […]
Continue reading…