Bulir-bulir Tirta Pagi

Puas sudah nikmatnya istirahat
Terbaca sudah cerita mimpi

Kesegaran sanubari terasa kini
Ceria mata sudah 200 watt

Menyambut pagi dengan semangat
Ingat senyuman si buah hati

Mulailah hari dengan aktivitas
Melukis masa depan dengan asa pasti

Haus terasa di tenggorokan
Mari mencari seteguk tirta

Betapa segarnya tirta pagi
Mendapat tenaga dari alami sahaja

Cukup air putih nan ceria
Tidak banyak, setengah gelas saja

Demikian pula untuk sang putra tersayang
Dia masih tertidur

Tapi tentunya dia ingin pula tirta
Menghapus dahaga semalam beberapa jam

Tapi tirta dicampur pesona putih
Tirta bukan warna bening, tapi putih

Tirta putih dicampur dengan
Beberapa sendok susu balita

Dia sambut di antara setengah tidur
Tapi disambut dengan senyuman

Dia meneguk kenikmatan
Mengukur detik dengan hisapan

Habis sudah pelepas dahaga pagi
Dengan sapaan lembut dia serahkan lagi
Botol susu yang sudah kosong

Pagi ini sudah dimulai dengan indah
Marilah kita sambut hari yang cerah

===

Ayah dan Putranya