Film Soekarno, Kemerdekaan, dan Jasa Jepang

Salah satu suguhan
Tentang sejarah Indonesia

Sekarang dihadirkan dalam bentuk film
Bisa dinikmati dalam nuansa yang baru

Warna yang lebih berkilau
Teknologi yang lebih baru

Hadirlah sebuah film
Tentang tokoh indonesia
Yaitu presiden pertama Soekarno

Banyak pakar berpendapat pada film tersebut
Jamak berita di media online

Para ahli pun mulai bercerita
Tentang fakta sejarah

Walau banyak perdebatan
Setuju dan tidak setuju

Berkisah tentang kemerdekaan Indonesia
Juga perjuangan bangsa kita ini

Dalam perjuangan dari seluruh nusantara
Sangat susah untuk melawan Kompeni Belanda

Ratusan tahun kita berusaha melawan
Penjajah eropa yang busuk

Mereka membawa perpecahan
Permusuhan, budaya feodal, dan cikal bakal korupsi
Melalui politik Devide et impera

Tapi dalam hitungan bulan
Hitungan tahun
Puluhan tahun
dan ratusan tahun
Kita tak mampu melawan Belanda

Tapi kemudian datanglah pasukan Jepang
Dengan mudah mereka menendang pasukan Belanda
Walau penjajah eropa tersebut mempunyai senjata lengkap

Padahal dahulu ketika Belanda datang ke Indonesia
Mereka menjajah kita, ketika kita tidak punya senjata sama sekali

Kemudian kedatangan jepang disambut dengan berbagai cara
Ada yang menganggap sebagai cahaya asia
Ada yang menganggap sebagai penjajah

Lalu Jepang membentuk BPUPKI
Atau Badan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia

Setelah itu juga dibentuk PPKI
Atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia
Pada awal desember 1945

Tapi kemudian situasi berubah
Ketika pada tanggal 6 Desember 1945
2 Kota di Jepang dibom atom yaitu Hiroshima dan Nagasaki

Kembali Jepang menjanjikan kemerdekaan
Yaitu pada tanggal 24 Agustus 1945

Untunglah sikap patriotik Soekarno dan kawan-kawan
Dibantu dengan optimal oleh Muhammad Hatta
Dengan cepat mengambil keputusan

Bantuan Sutan Syahrir dan pejuang lainnya
Mereka sigap bertindak

Muhammad Hatta pun menyiapkan naskah proklamasi
Pada tanggal 16 Agustus 1945

Lalu akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945
Indonesia meraih kemerdekaan
Atas nama bangsa indonesia
Soekarno Hatta

Itulah sejarah, kita tidak tahu
Karena kita tidak berada di zaman itu

Itulah pendapat para pakar
Kita akan buktikan benar atau tidak

—-