Ibu, Menunggu, dan 751 Km

Wahai ibuku
Dua hari yang lalu
Saya meneleponmu

Kapankah ibu akan datang kesini?
Lalu dijawab akan berangkat hari ini, hari sabtu

Lalu ibu menambahkan
Bahwa akan beli oleh-oleh dulu
Pada hari jumat
Di kota yang ibu suka

Waktu berjalan
Keinginan untuk menanti sang ibu
Makin dalam

Terbayang jauhnya jarak
Yang akan engkau tempuh

Tujuh ratus lima puluh satu kilometer
Jarak yang menjadi harap-harap cemas
Akan kehadiranmu

751 km
Jarak yang memisahkan kita
Antara anak dan ibu
Antara nenek dan cucu
Antara mertua dan menantu

751 km
Tak lama lagi akan menjadi
Nol kilometer

Hari jumat menelepon lagi
Apakah sudah lengkap persediaan ibu?
Ibu pun menjawab dengan pasti
Semuanya direncanakan dengan baik

Hari Jumat sudah pergi
Datanglah sang Hari Sabtu

Pagi pun menjelang
Ingin menelepon lagi sang ibu
Tapi masih terlalu pagi

Sembari menunggu
Mari renungkan tentang obat
Yang sudah disediakan untuk ibu

Menghitung banyaknya harapan
Tentang hari tua sang ibu

Betapa saudara yang lain
Juga ingin merawat ibu
Ingin dekat dengan ibu

Semoga ibu bisa bersama kami
Selamanya setiap hari
Setiap saat

Oh ibu kami semua
Katakanlah dengan terbuka
Apa saja yang ibu butuhkan

Insya Alloh
Akan kami penuhi
Dengan segenap kemampuan kami

Wahai sang ibu
Betapa ingin hati ini
Untuk berbakti padamu

Menghapuskan seluruh dukamu
Perjuangan kerasmu


Pagi Sabtu Menunggu