Lolong dari Kolong

Guratan nestapa
Selalu tercipta

Dari tempat tercinta
Walau menderita

Di bawah jembatan ini
Mereka hidup bersama

Dari bawah kolong
Terdengar seperti lolong

Tapi mereka tidak minta tolong
Karena hati mereka plong

Walau hidup serba kekurangan
Mereka tidak berpangku tangan

Memungut aneka sampah
Dari kering hingga basah

Bahagia tetap tumpah ruah
Walau wajah sudah memerah

Berjemur di bawah mentari
Dari hari ke hari

Mereka berkata
Dalam wawancara

Pada diriku yang mensastra
Mereka bercerita

Kami tahu negara kita kaya
Karena banyak yang berfoya

Negara kita banyak tambang
Tapi banyak dicuri orang

Para koruptor makin kaya
Rakyat kecil makin tak berdaya

Para poli-tikus makin koar-koar
Kita pemilih hati berdebar

Karena menahan lapar
Dari jiwa yang bergetar