Pilkada Tak Langsung, Hemat Anggaran, Menghindari Konflik

Setelah cukup lama dilaksanakan
Sudah bertahun-tahun

Pilkada langsung sudah melahirkan
Berbagai politik uang dengan berbagai cara

Sang calon kepala daerah harus mengeluarkan banyak biaya
Mulai dari biaya spanduk, sampai biaya ke rumah-rumah

Pilkada langsung juga menimbulkan konflik horizontal
Sesama pendukung saling mencerca, mempropaganda, bahkan merusak

Walaupun pemilihan langsung
Bukan berarti lebih demokratis

Lihatlah berbagai kecurangan
Mulai dari TPS, PPS, PPK
Bahkan sampai KPU Daerah

Lebih baik pemilihan lewat DPRD
Lagian anggota DPRD kan dipilih oleh rakyat

Jadi sama saja Pilkada dipilih oleh rakyat
Selain hemat anggara, proses juga cepat
Tidak berbelit-belit