Semerbak Bayam Merah

Mencari ke sisi-sisi kota
Menelusur ke ujung barisan warung

Tuntas langkah ke pasar modern
Dari aneka swalayan

Sampai ke Supermarket
Tapi tidak ketemu Superman

Mata menelaah barisan sayuran
Didominasi warna hijau

Terkejut jiwa melihat bayam
Ini bukan yang biasa
Tapi bayam merah

Senyum istri seketika mengalir
Sudah bertemu yang lama dicari

Bergegas kami pulang ke rumah
Supaya sang bayam tidak cepat layu

Asa hati ingin menikmati bayam
Cepat segera diharapkan

Menunggu dengan ceria
Bayi juga berharap sama

Sekian menit
Aroma semerbak beterbangan
Ke seluruh penjuru rumah

Betapa wangi aroma bayam merah
Merekah semerbak sampai ke serambi selera

Nikmat lengkap untuk kita semua
Anugrah tuhan
Tertitip pada bayam merah

Nilai gizi yang agung
Nuansa rasa yang mendamaikan


Mama Sepasang Kebahagiaan
7 Oktober 2013