Tajuddin Noor Ganie (Sastrawan dan Pujangga)

Tim indoSastra

Tajuddin Noor Ganie dikelompokkan sebagai Sastrawan Angkatan 1980 – 1990 an. Beliau sering menyingkat namanya sebagai TNG.

Sastrawan dan budayawan aktif ini lahir pada tanggal 1 Juli 1958 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Ayahnya bernama Igan Abdul Ganie Masrie bin Hans J. Alur (1937-2003) dan ibunya bernama Hajjah Salabiah binti H. Jahri.

Pendidikan yang ditamatkan sastrawan ini adalah SDN Mawar Kencana Banjarbaru, tamat tahun 1971,

kemudian melanjutkan ke SMEPN Martapura tamat tahun 1974, dan SMEAN Martapura tamat tahun 1977.

Lalu melanjutkan pendidikannya ke PBSID STKIP PGRI Banjarmasin, tamat tahun 2001 dan tampil sebagai wisudawan terbaik.

Prestasi sastrawan ini cukup hebat, karena dapat titel sarjana dan skripsi dengan judul Profil Sastrawan Kalimantan Selatan 1930-1999 juga diterbitkan pada tahun 2002.

Setelah itu beliau meneruskan pendidikannya ke Program Pascasarjana PBSID FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, dan lulus dengan presikat sangat memuaskan pada tahun 2005.

Judul tesisnya adalah “Karakteristik Peribahasa Banjar: Kajian Bentuk, Makna, Fungsi, dan Nilai” juga diterbitkan pada tahun 2005.

Disamping itu semua peribahasa Banjar yang telah dikajinya untuk keperluan penulisan tesis dimaksud telah diterbitkan dalam bentuk buku berjudul Kamus Peribahasa Banjar pada tahun 2005.

Dengan semua pendidikan yang telah dia tamatkan secara baik dan penuh prestasi, maka nama lengkap beliau menjadi Tajuddin Noor Ganie, S.Pd., M.Pd.

Pengalaman kerja TNG adalah bekerja sebagai PNS di Departemen Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Koperasi (Depnakertranskop) sejak tahun 1979.

Pernah bekerja di Kantor Binaguna Tenaga Kerja Kota Banjarmasin (1979-1985), Kanwil Depnaker Kalsel di Banjarbaru 1986),

Kantor Kursus Latihan Kerja di Pelaihari (1986-1988),

Kantor Kepaniteraan P4 Daerah Kalsel di Banjarmasin (1988-2006),

dan sejak 1 Juni 2005 dipindah-tugaskan ke Balai Hyperkes dan Keselamatan Kerja Kalsel di Banjarmasin.

Sejak tahun 2002, TNG menjadi dosen tamu untuk mata kuliah kritik sastra, pendekatan struktural sastra, prosa fiksi dan drama, puisi, sosiologi sastra, dan penulisan kreatif sastra di PBSID STKIP PGRI Banjarmasin.

Kecimpung di dunia sastra

Sejak tahun tahun 1980-an beliau sudah aktif dalam bidang sastra.

Karyanya dalam bentuk puisi, cerpen, esai sastra, dan tulisan lepas mengenai folklor Banjar dimuat di berbagai Buletin/jurnal/koran/majalah,

di antara lain: SKH Media Indonesia, Buletin Antara Spektrum terbitan LKBN Antara Jakarta, SKH Berita Buana,

SKH Suara Karya, SKH Pelita, SKH Terbit, SKH Merdeka, SKM Swadesi, SKM Simponi, Majalah Senang,

Majalah Idola, Majalah Topik, Majalah Misteri, Majalah Warnasari, Jurnal Kebudayaan, Majalah Mata Baca (semuanya terbitan Jakarta),

SKH Jawa Pos, SKH Surya, Majalah Liberty (semuanya terbitan Surabaya), SKM Minggu Pagi (Yogyakarta),

Majalah Bahana Brunei Darussalam, SKH Banjarmasin Post, SKH Dinamika Berita, SKH Radar Banjarmasin,

SKH Barito Post, SKH Kalimantan Post, dan SKH Mata Banua (semuanya terbitan Banjarmasin).

Penghargaan yang diraih TNG:

  1. Penulis Esai Sastra Bulan Bahasa (Pusat Bahasa, Jakarta, 1985)
  2. Pemuda Pelopor Kalsel Bidang seni Budaya (Menpora, Jakarta, 1991)
  3. Hadiah Seni Bidang Sastra (Gubernur Kalsel, 1998)
  4. Penulis Naskah Fiksi Keagamaan (Menteri Agama, Jakarta, 2002).
  5. Pada tahun 2005, sejumlah pembaca SKH Radar Banjarmasin pernah mengajukan TNG sebagai Calon Gubernur Kalsel Pilihan Saya (dalam bentuk angket terbuka).

Karya-karya Tajuddin Noor Ganie:

  1. Tegaknya Masjid Kami (Novel, 2005)
  2. Penyair Kalsel Terkemuka Selepas tahun 1980 (buku, 1982)
  3. Sejarah Lokal Kesusastraan Indonesia di Kalsel (buku, 1985)
  4. Apa dan Siapa Sastrawan Kalsel (buku,1985)
  5. Ensiklopedia Lokal Kesusastraan Indonesia di Kalsel (buku, 1995)
  6. Sketsa Sastrawan Kalimantan Selatan (buku, bersama Jarkasi, Pusat Bahasa Kalsel, Banjarmasin, 2001)
  7. Profil Sastrawan Kalsel 1930-1999 (Skripsi S.1)
  8. Karakteristik Bentuk, Makna, Fungsi dan Nilai Peribahasa Banjar (buku, 2005)
  9. Jatidiri Puisi Rakyat Etnis Banjar di Kalsel (Peribahasa Banjar, Pantun Banjar, Syair Banjar, Madihin, dan Mantra Banjar) (buku, Rumah Pustaka Folklor Banjar, Banjarmasin, 2007).
  10. Kamus Peribahasa Banjar (buku, Edisi 2006, dan Edisi 2007)
  11. Bulu Tangan (Antologi puisi HPMB, Banjarmasin, 1982).
  12. Antologi Puisi ASEAN (antologi puisi bersama, Denpasar, 1982)
  13. Puisi Indonesia 1987 (antologi puisi bersama, DKJ TIM Jakarta, 1987)
  14. Selagi Ombak Mengejar Pantai 6 (antologi puisi bersama, Selangor, Malaysia, 1989)
  15. Festival Puisi XII (antologi puisi bersama, Surabaya, 1990)
  16. Potret Pariwisata Indonesia dalam Puisi (antologi puisi bersama, Jakarta, 1990)
  17. Festival Puisi Kalimantan (antologi puisi bersama, Banjarmasin, 1992)
  18. Refleksi Setengah Abad Indonesia Merdeka (antologi puisi bersama, Taman Budaya Surakarta, 1995).
  19. Dahaga-B.Post 1981 (sebagai editor pada antologi puisi bersama, 1982)
  20. Banjarmasin Kota Kita (sebagai editor pada antologi puisi bersama, 1984)
  21. Elite Penyair Kalsel (sebagai editor pada antologi puisi bersama, 1986)
  22. Festival Puisi Kalimantan (sebagai editor pada antologi puisi bersama, 1992).

Demikianlah informasinya, semoga bermanfaat.