Hari Ini Aku Akan Bersiul-siul – Puisi Karya Wiji Thukul

— Tim indoSastra Pencari Karya Sastra yang Menakjubkan, Mengharukan, dan Tulus

Sastra angkatan reformasi, bentuk: puisi

Karya: Widji Thukul

Pemilu adalah topik utama pada puisi ini. Wiji Thukul mengkritisi tentang pemilu yang tidak memberikan perubahan yang lebih baik bagi kehidupan rakyat.

Lalu beliau berfikir, untuk apa memberikan suara? lebih baik bersiul saja di rumah.

Dari buku: Aku Ingin Jadi Peluru

Waktu penulisan: 10 November 1996

pada hari coblosan nanti
aku akan masuk ke dapur
akan kujumlah gelas dan sendokku
apakah jumlahnya bertambah
setelah pemilu bubar?

pemilu oo.. pilu pilu
bila hari coblosan tiba nanti
aku tak akan pergi kemana-mana

aku ingin di rumah saja
mengisi jambangan
atau mananak nasi

pemilu oo.. pilu pilu
nanti akan kuceritakan kepadamu
apakah jadi penuh karung beras

minyak tanah
gula
atau bumbu masak

setelah suaramu dihitung
dan pesta demokrasi dinyatakan selesai
nanti akan kuceritakan kepadamu

pemilu oo.. pilu pilu
bila tiba harinya
hari coblosan

aku tak akan ikut berbondong-bondong
ke tempat pemungutan suara
aku tidak akan datang

aku tidak akan menyerahkan suaraku
aku tidak akan ikutan masuk
ke dalam kotak suara itu

pemilu oo.. pilu pilu
aku akan bersiul-siul
memproklamasikan kemerdekaanku

aku akan mandi
dan bernyanyi sekeras-kerasnya

pemilu oo.. pilu pilu
hari itu aku akan mengibarkan hakku
tinggi tinggi

akan kurayakan dengan nasi hangat
sambel bawang dan ikan asin

pemilu oo.. pilu pilu
sambel bawang dan ikan asin