Nikmat Semata – Puisi Karya Sutan Takdir Alisjahbana

— Tim indoSastra Pencari Karya Sastra yang Bermutu Tinggi

Sastra Angkatan Pujangga Baru, bentuk: Puisi

Karya: Sutan Takdir Alisjahbana

Ini adalah salah satu puisi yang diciptakan dengan rangkaian makna indah oleh STA, tentang keyakinan masa depan dan keagungan Tuhan, kata mengalir pasti dengan pola yang terencana apik

Dari buku: Tebaran Mega

Ketika aku tiba di puncak, bertudung langit cerah terbentang, dan meninjau ke lembah yang jauh tertinggal di bawah, segarlah rasanya kembali darahku mengalir

Kabut yang tebal menghambat pandangan menjelma sutera halus tempat suria menekatkan emasnya

Air deras yang tadi kurenangi, menjernih dan kudengarlah bunyinya menderu sebagai lagu yang merdu

Cahaya suram – menyeram di bawah pohan berganti kegembiraan hijau muda bersenda dalam sinar kuning gemerlapan

Dan insaflah aku, bahwa tebing yang sempit membatasi ialah jalan aku naik memuncak

Segala di dalam lembah kilauan dan rayuan ria

Dari tempat yang tinggi, dalam nafasMu yang segar dan sinarMu yang jernih, wahai Tuhanku, sekaliannya nikmat semata