Tuhanku apatah Kekal? – Puisi Karya Amir Hamzah

— Tim indoSastra Pencari Karya Sastra Lama

Sastra Pujangga Baru, bentuk: Puisi

Karya: Amir Hamzah

Ini adalah puisi yang luar biasa karya Amir Hamzah, tentang kebesaran Tuhan yang dirangkai dengan kata-kata secara sepunuh hati

Petunjuk: “Apatah” adalah kata tanya untuk menanyakan sesuatu yang tidak memerlukan jawaban

Dari buku: Buah Rindu

Waktu Penulisan:

Tuhanku, suka dan ria
Gelak dan senyum
Tepuk dan lari
Semua lenyap, silam sekali

Gelak bertukaran duka
Suka bersalinkan ratap
Kasih beralih cinta
Cinta pembawa wasangka…

Junjunganku apatah kekal
Apatah tetap
Apatah tak bersalin rupa
Apatah baga sepanjang masa…

Bunga layu disinari matahari
Mahluk berangkat menepati janji
Hijau langit bertukar mendung
Gelombang reda di tepi pantai

Salangkan gagak beralih warna
Semerbak cempaka sekali hilang
Apatah lagi laguan kasih
Hilang semata tiada ketara…

Tuhanku apatah kekal?