Sinopsis Novel Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai – Marah Rusli

Samsul Bahri mencoba bunuh diri di Jakarta, atas tindakan Arifin Samsul Bahri dapat diselamatkan dari kematian.

Sepuluh tahun kemudian Samsul Bahri telah menjadi Letnan Mas dan tinggal di Cimahi, Bandung.

Ia mendapat tugas untuk memadamkan di daerah Padang karena perkara belasting (pajak).

Dimulailah perlawanan memadamkan pemberontakan yang di antaranya dipimpin oleh Datuk Maringgih yang membangkang tidak membayar pajak pada Belanda.

Letnan Mas (Samsul Bahri) berduel dengan Datuk Maringgih. Datuk Maringgih dihujani peluru, namun sebelum itu Datuk Maringgih telah sempat melukai Letnan Mas dengan pedangnya.

Datuk Maringgih meninggal ditempat itu juga, sedangkan Letnan Mas dirawat di rumah sakit.

Ketika di rumah sakit Samsul Bahri minta agar dipertemukan dengan ayahnya untuk minta maaf atas segala kesalahannya.

Ayah Samsulbahri juga sangat menyesal telah mengata-ngatai dia tempo dulu

Sebelum meninggal, Samsul Bahri mohon kepada orangtuanya agar nanti di kuburkan di Gunung Padang dekat kekasihnya Siti Nurbaya.

Permintaan itu dikabulkan oleh orang tuanya.

Samsul Bahri dikuburkan di Gunung Padang dekat dengan kuburan kekasihnya Siti Nurbaya.

Ditempat inilah kedua kekasih tersebut akhirnya bertemu dan bersama untuk selama-lamanya.

→ "Bersambung:" Awal | ← Sebelum | 1 | 2 | Akhir