Sinopsis Novel Cinta dan Kewajiban – Nur Sutan Iskandar

Popi mengetahui alasan pinangan itu dengan membaca surat itu sendiri karena Ros telah memberikan surat itu pada Popi.

Di lain pihak, usia kandungan Ros ibu tirinya makin besar dan tiba saatnya untuk melahirkan.

Tapi, bayi itu telah mati dalam kandungan dengan posisi sungsang sehingga sulit untuk dikeluarkan.

Ros mengeluh karena kesakitan, ia merasa umurnya tak panjang lagi. Sebelum ia meninggal, ia minta maaf kepada suami dan anak tirinya itu dengan penuh rasa sesal.

Pada Bulan Desember Andi pulang ke kampung halaman, ia sedikit kecewa karena Popi menolak pinangannya.

Tapi Ani menghibur kakaknya itu dan menyarankan agar ia melamar Fin saja.

Ternyata saran Ani berhasil dan akhirnya Andi dan Fin menikah dan beberapa bulan kemudian mereka pergi ke Jawa.

Sekarang Ani hanya tinggal berdua dengan ayahnya. Tapi sayang, sikap buruk Ayahnya  tidak dapat hilang yaitu kebiasaan mabuknya.

Pada suatu hari Ani terkejut mendengar berita kebakaran kedai minuman keras di suatu malam.

Ani jadi gundah karena yakin bahwa ayahnya ada disana. Sekuat tenaga ia ingin menyelamatkan ayahnya walaupun harus mengorbankan nyawanya sendiri tapi ada tangan yang memegangnya, tangan itu  adalah tangan Bram.

Tapi apa daya, karena ayahnya telah mati terbakar dan Ani menjadi sakit karena itu.

Selama ia sakit, ia dirawat di rumah Bram. Orang tua Bram merestui hubungan mereka dan akan segera menikahkan mereka.

Setelah Bram diterima menjadi guru di Ambon, Ani dan Bram pindah ke ibu kota Maluku itu.

Mereka hidup bahagia disana dan dikaruniai dua putri bernama Sina dan Ros.

Demikian juga kakaknya Andi. Setelah menikah dengan Fin, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang diberi nama Steven.

Originally posted 2012-10-24 09:04:26. Republished by Blog Post Promoter

→ "Bersambung:" Awal | ← Sebelum | 1 | 2 | Akhir