Deklarasi Sastra Air “Hikayat Sungai Tak Bertepi”, Keren! 13 November 2025 di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Diposting pada

Sastra dalam Berita

Rangkuman Berita Viral (5W+1H & SEO)

  • Apa: Deklarasi Sastra Air pertama, ditandai dengan pembacaan Hikayat Sungai Tak Bertepi, kumpulan prosa liris yang ditulis di atas perahu.
  • Kapan: Dilaksanakan hari ini, 13 November 2025, dari subuh hingga siang hari.
  • Di Mana: Berpusat di Pasar Terapung Lokbaintan dan sepanjang Sungai Martapura, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
  • Mengapa Viral: Konsep Sastra Air yang mengangkat nilai historis dan ekologis sungai sebagai urat nadi kehidupan Kalimantan, sekaligus mengkritik polusi (SEO Keyword: Sastra Air, Hikayat Sungai Martapura, Sastra Lingkungan Kalimantan).
  • Bagaimana: Para penyair membacakan karya mereka sambil mendayung jukung (perahu khas), disaksikan oleh masyarakat sekitar.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan Sastra

Tujuan utamanya adalah menghidupkan kembali kesadaran masyarakat Banjar terhadap pentingnya kelestarian sungai. Serta, menciptakan genre sastra baru yang terikat kuat pada geografi lokal.

Manfaatnya adalah memberikan dorongan moral dan artistik bagi upaya konservasi sungai di kawasan urban.

Karya Sastra yang Ditampilkan

Judul Prosa Liris: “Nadi Kami Bukan Selokan Kota”

Kami, anak-anak sungai, mengingat setiap riak. Air adalah kulit, lumpur adalah doa. Tapi kini ia batuk, ia berlendir. Ia mengapung dengan sampah janji dan plastik kekecewaan. Wahai Martapura, nadi kami bukan selokan kota! Kembalikan lagu airmu yang dulu.

Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.