Pementasan Puisi Digital “Jalur Rempah”, Indah Banget! Kamis, 27 November 2025 di Padang Panjang, Sumatera Barat

Diposting pada

Sastra dalam Berita

Rangkuman Berita Viral (3 Peristiwa)

Unsur Jurnalistik Detail Liputan (Simulasi 5W+1H)
Apa (What) Pementasan Puisi Digital dengan tema “Jalur Rempah” yang menggabungkan pembacaan puisi, instalasi seni rempah, dan teknologi Augmented Reality (AR).
Siapa (Who) Kegiatan ini diprakarsai oleh Komunitas Sastra Lareh dan melibatkan penyair, seniman visual, serta pelajar dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang.
Kapan (When) Digelar sepanjang hari ini, Kamis, 27 November 2025, dengan puncak acara pada malam hari.
Di Mana (Where) Berlangsung di Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) Padang Panjang, Sumatera Barat.
Mengapa (Why) Bertujuan untuk memperingati dan merevitalisasi peran Sumatera sebagai poros sejarah Jalur Rempah, sekaligus mempromosikan sastra sebagai medium narasi sejarah modern.
Bagaimana (How) Peserta dapat memindai kode QR pada setiap instalasi rempah untuk mendengarkan deklamasi puisi yang telah direkam oleh penyair ternama.

SEO Keyword Focus: Puisi Jalur Rempah, Sastra Digital Sumbar, Komunitas Sastra Lareh, PDIKM Padang Panjang.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan Sastra

Tujuan utama kegiatan ini adalah mengintegrasikan sejarah lokal dan tradisi Minangkabau dengan media digital untuk menarik audiens muda. Manfaatnya adalah melestarikan memori kolektif tentang rempah-rempah yang membentuk identitas Sumbar, serta menciptakan genre puisi kontemporer baru yang berinteraksi langsung dengan audiens melalui teknologi AR.

Karya Sastra yang Ditampilkan (Kutipan)

Salah satu puisi yang dibawakan dalam acara ini, bertajuk “Aroma Cengkeh di Lembah Anai”:

Telah terukir nama lama, di batu koral pantai barat,

Bau cengkeh dan pala, merayap dari bukit ke pasar.

Lidah kami penyimpan rahasia, di setiap alunan aksara,

Menyambut kapal dagang, dengan janji dan doa.

Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.