Lomba Cipta Puisi “Tarian di Atas Lahan Kering”, Indah Banget! 13 November 2025 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur

Diposting pada

Sastra dalam Berita

Rangkuman Berita Viral (5W+1H & SEO)

  • Apa: Lomba Cipta Puisi Nasional dengan pengumuman pemenang dan pembacaan puisi terbaik bertema “Tarian di Atas Lahan Kering: Sastra dan Isu Iklim”.
  • Kapan: Pengumuman dan pembacaan pemenang dilaksanakan hari ini, 13 November 2025.
  • Di Mana: Berpusat di Aula Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
  • Mengapa Viral: Kegiatan ini secara cerdas mengangkat isu kekeringan, ketahanan pangan, dan perjuangan masyarakat Nusa Tenggara melalui bahasa puitis, menarik perhatian aktivis iklim (SEO Keyword: Puisi Iklim Nusa Tenggara, Sastra Bencana Alam, Lomba Cipta Puisi Kupang).
  • Bagaimana: Para finalis membacakan karya mereka diiringi alunan alat musik tradisional Sasando.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan Sastra

Tujuan utamanya adalah menjadi corong suara bagi masyarakat Nusa Tenggara mengenai dampak perubahan iklim dan kekeringan. Serta, mendorong lahirnya sastra yang responsif terhadap krisis ekologi.

Manfaatnya adalah menghasilkan data emosional dan artistik yang dapat digunakan untuk advokasi kebijakan publik tentang mitigasi bencana.

Karya Sastra yang Ditampilkan

Judul Puisi: “Cinta Kami Sedalam Sumur Tua”

Matahari di sini bukan lagi sahabat, ia adalah hakim. Ia menagih janji hujan yang tak kunjung datang. Tapi kami, di atas lahan yang retak ini, masih menari. Kaki kami adalah doa, debu adalah puji-pujian. Cinta kami pada tanah ini, sedalam sumur tua yang kering, Tak lekang oleh musim, tak habis oleh waktu yang terik.

Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.