Pameran Manuskrip Kuno Lontar Bali, Mempesona! 15 November 2025 di Kabupaten Gianyar, Bali

Diposting pada

Sastra dalam Berita

Apa (What): Pameran Manuskrip Kuno Lontar Bali dan Lokakarya Penyalinan Aksara Bali. Tiga aktivitas yang paling menonjol:

  • Pameran Lontar Langka: Memamerkan naskah kuno yang jarang diakses publik.

  • Lokakarya Aksara Bali: Pelatihan menyalin aksara Bali yang diikuti ratusan peserta.

  • Live Performance Sastra Kekawin: Pembacaan sastra kuno dengan iringan musik dan tarian tradisional.

Kapan (When): Pameran dibuka secara resmi hari ini, 15 November 2025.

Di Mana (Where): Berlokasi di Museum Seni dan Budaya di Ubud, Gianyar.

Siapa (Who): Diselenggarakan oleh Yayasan Pelestarian Lontar Bali didukung oleh Dinas Kebudayaan Provinsi.

Mengapa (Why): Melestarikan warisan sastra lisan dan tulisan Bali yang terancam punah, serta mempromosikan kedalaman budaya Bali.

Bagaimana (How): Kualitas pameran yang mendunia, ditambah dengan liputan media internasional yang menyoroti keindahan aksara Bali di atas daun lontar, menjadikan acara ini viral.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan Sastra

Tujuan Utama: Memperkenalkan kembali nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam sastra lontar kepada generasi muda.

Manfaat:

  • Konservasi Budaya: Menyelamatkan pengetahuan dan etika sosial yang tersimpan dalam manuskrip kuno.

  • Pariwisata Edukatif: Menarik wisatawan yang memiliki minat khusus pada sejarah dan filologi.

  • Pendidikan Lokal: Mendorong integrasi aksara dan sastra Bali ke dalam kurikulum pendidikan.

Karya Sastra yang Ditampilkan

Karya yang paling menarik perhatian adalah bagian dari terjemahan Lontar yang berisi petuah moral:

Judul: Petuah di Daun Siwalan

Tanpa rasa bakti, ilmu pengetahuan hanyalah hiasan. Hanya hati yang tulus yang bisa melihat kebenaran yang tertulis. Jalani hidupmu seperti bayangan, mengikuti sinar Dharma. Maka segala yang kau tulis, akan abadi, melebihi usia daun. (Kutipan Lontar Dharma Sunyata terjemahan terbaru)

Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.