Salam Sastra Indonesia
Berikut adalah syair kita hari ini tentang politik dan kondisi ekonomi di negara kita
1. Riak Harapan dari Kota ke Kota
Di Jakarta langkah dibangun ulang
Di Bandung denyut ekonomi bergeser perlahan
Di Surabaya suara rakyat makin tegas
Di Medan dan Makassar menunggu arah baru bangsa
2. Kabut Politik dari Utara ke Selatan
Di Manado angin perubahan menguat
Di Kupang kabar reformasi bergaung lagi
Di Semarang rakyat membaca tanda
Di Padang dan Bogor menimbang masa depan negeri
3. Perdagangan yang Berpaling Arah
Di Batam kebutuhan berubah cepat
Di Balikpapan harga-harga menantang nadi
Di Denpasar geliat wisata masih mencari bentuk
Di Malang dan Banjarmasin menata ulang strategi
4. Musim Baru dalam Tekanan Negeri
Di Palembang industri berdiri namun goyah
Di Pontianak debat kebijakan makin hangat
Di Tangerang pekerja terus berjuang
Di Jayapura dan Mataram bertaruh pada stabilitas
5. Jalan Panjang Menjaga Keseimbangan
Di Yogyakarta suara pemuda menguat
Di Cirebon ekonomi rakyat bertahan pelan
Di Pekanbaru arus modal berubah wajah
Di Samarinda dan Solo berpegang pada persatuan
6. Persimpangan Menuju Kebijakan Baru
Di Banda Aceh cerita lama kembali diuji
Di Surakarta wacana politik disaring hati
Di Bekasi arus urban menuntut jawaban
Di Jember dan Manokwari menanti langkah pasti
7. Langkah Masyarakat Menjaga Negeri
Di Gorontalo warganya tetap tegar
Di Tasikmalaya harapan dibangun dari kecil
Di Kendari pasar tetap hidup meski resah
Di Ambon dan Magelang menguatkan tekad bersama
8. Ketegangan dan Kesempatan yang Saling Berkejaran
Di Samarinda sudut-sudut pasar bicara jujur
Di Makassar kapal dagang bertanya arah
Di Surabaya denyut industri mencari ritme
Di Jakarta dan Depok menakar ulang peluang
9. Suara Rakyat yang Makin Berani
Di Bandung diskusi publik semakin luas
Di Medan masyarakat tak lagi diam
Di Bogor wacana baru tumbuh setiap pagi
Di Padang dan Pekalongan memperkuat suara sansai
10. Ekonomi Mencari Nafas Baru
Di Denpasar sektor pariwisata menjemput napas
Di Balikpapan energi mencoba stabil
Di Batam pergerakan dagang mencari siasat
Di Malang dan Serang menahan arus gejolak
11. Arah Negeri di Tengah Putaran Waktu
Di Yogyakarta nilai lama dipertahankan
Di Solo masyarakat merajut keseimbangan
Di Makassar dan Kupang menakar risiko
Di Palu dan Bandung menjaga asa perubahan
Demikianlah lantunan sastra kita, semoga terhibur.

