Diskusi Sastra ‘Puisi di Tengah Kabut Asap’, Keren! Sabtu, 8 November 2025 di Pekanbaru, Riau

Diposting pada

Sastra dalam Berita

Kriteria Keterangan
What (Peristiwa) Diskusi sastra bertajuk “Puisi di Tengah Kabut Asap,” mengulas peran penyair menyikapi bencana lingkungan dan iklim.
Who (Tokoh) Komunitas Sastra Pesisir Riau sebagai penyelenggara, dengan penyair senior Rismawati Tanjung sebagai pembicara utama.
When (Waktu) Sabtu, 8 November 2025, pukul 14.00 WIB.
Where (Lokasi) Auditorium Pusat Budaya Melayu, Pekanbaru, Riau.
Why (Tujuan) Memberikan ruang refleksi, kritik sosial, dan mencari solusi artistik terhadap masalah kabut asap tahunan yang melanda Riau.
How (Metode) Sesi diskusi panel, pembacaan puisi, dan peluncuran antologi puisi bertema lingkungan.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan Sastra

Aspek Detail
Tujuan Utama Mendorong penyair menggunakan sastra sebagai alat kritik dan advokasi lingkungan yang kuat.
Manfaat Kritis Menciptakan karya sastra yang relevan secara sosial dan mampu memengaruhi kesadaran serta kebijakan publik tentang krisis lingkungan.

Karya Sastra yang Ditampilkan

Judul Puisi: Nyanyian Pohon yang Tercekik (Karya Rismawati Tanjung)

Asap ini bukan kabut pagi, anakku.

Ini selimut luka, dari tanah yang terbakar rindu.

Pohon-pohon menjerit tanpa suara.

Akarnya gosong, daunnya luruh jadi abu.

Kota ini bisu, di bawah langit oranye pucat.

Biarkan puisi ini jadi bara terakhir,

Yang membakar kesadaran,

Sebelum paru-paru kita semua menjadi hutan hangus.

Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.