Sastra dalam Berita
Pulau Dewata hari ini menjadi saksi kembalinya sastra lisan kuno dalam balutan modern melalui Pagelaran Kidung Suci Kontemporer.
📝 Rangkuman Berita (5W+1H)
-
Apa (What): Kolaborasi penyair, penembang kidung tradisional, dan musisi ambient, menyajikan Kidung Tantri dalam format dua bahasa.
-
Kapan (When): Malam hari, Kamis, 4 Desember 2025.
-
Di Mana (Where): Ubud Writers & Readers Festival Center (simulasi), Kabupaten Gianyar, Bali.
-
Mengapa Viral (Why): Keberhasilan menjembatani tradisi sakral dengan estetika modern, menarik perhatian akademisi dan wisatawan internasional.
-
Bagaimana (How): Penyajian kidung yang biasanya hanya terdengar di pura dibawakan dalam format pertunjukan yang apik dengan iringan musik kontemporer.
💡 Tujuan dan Manfaat
Tujuan kegiatan ini adalah revitalisasi sastra lisan Bali yang mulai tergerus zaman. Manfaatnya adalah menjaga kelestarian Kidung/Mantra sebagai warisan budaya dan memperkenalkan kedalaman sastra Bali kepada dunia internasional.
📜 Karya Sastra yang Ditampilkan
Kidung Tantri (Versi Kontemporer)
Lwir agni ring lěmah gětěr tan pasěsĕp… Ibarat api di tanah yang bergetar tanpa bara, dikalahkan oleh gelap yang tak terhingga. Hanya melalui kata-kata penyair agung, kita bisa menyerap kebijaksanaan. Dengarkanlah, suara ini adalah sastra, napas yang tak pernah padam.
Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.

