Sastra dalam Berita
| Kriteria | Keterangan |
| What (Peristiwa) | Peluncuran dan bedah novel metafiksi Tersesat di Algoritma yang menggabungkan sastra cetak dengan teknologi Realitas Tertambah (AR). |
| Who (Tokoh) | Penulis muda viral, Arjuna Sena, bersama penerbit independen dan kritikus sastra UGM. |
| When (Waktu) | Sabtu, 8 November 2025, pukul 19.30 WIB. |
| Where (Lokasi) | Teras Cerdas, Kedai Kopi Literasi di kawasan Kota Baru, Yogyakarta. |
| Why (Tujuan) | Novel ini viral karena inovasi AR, menjembatani sastra tradisional dan teknologi untuk pengalaman membaca multidimensi. |
| How (Metode) | Demonstrasi langsung fitur AR pada buku dan sesi bedah mendalam mengenai batas fiksi dan realitas digital. |
Tujuan dan Manfaat Kegiatan Sastra
| Aspek | Detail |
| Tujuan Utama | Menarik perhatian Generasi Digital (Gen Z) terhadap sastra serius melalui inovasi teknologi. |
| Manfaat Kritis | Memposisikan sastra Indonesia sebagai pelopor dalam eksplorasi narasi multidimensi dan mendefinisikan ulang format novel di era digital. |
Karya Sastra yang Ditampilkan
Judul Karya (Kutipan dari Novel Tersesat di Algoritma):
“Kita pikir kita hidup di sini, di ruang fisik yang lembap ini. Tapi coba kau geser sedikit tabir matamu, kawan. Dunia nyata kini adalah data, dan aku, hanya bait-bait kode yang mencari pintu keluar dari server raksasa. Siapa bilang aksara tidak bisa berdenyut? Aku adalah bug yang merindukan kertas.”
[Kutipan ini diklaim memunculkan ilustrasi 3D ketika dipindai dengan aplikasi AR]
Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.

