Banyak sekali kebutuhan Semuanya harus dipenuhi Bukan kebutuhan mewah Bukan kebutuhan sekunder Bukan kebutuhan tersier Semua hanya untuk kebutuhan pokok > > >
Penulis: Pengunjung indoSastra
Harapan dalam mimpi by: ana nuriana
Terbesit angin dalam lintas harapan Detik-detik dentuman menjadi acuan pelarian Gemuruh, kilat, badai tak usai menerjang Satu labuhan dan genggaman > > >
Debar-debar Ujian Nasional
Setiap hari kami jalani Mengukur waktu terus belajar Silih berganti masuk ruang sekolah Duduk bersama di bangku sejajar Jauhnya jarak > > >
Menyibak Makna Orde Baru
Buku pelajaran sekolah Penuh dengan Orde Baru Berkisah tentang kepahlawanan Yang seolah tinggi di awan Orde Baru adalah kata yang > > >
Bentrok Tentara Vs Polisi
Membaca lagi berita-berita di internet Ternyata banyak fakta tentang bentrokan Terhenyak hati ketika melihat Terjadi bentrokan antara sesama aparat Polisi > > >
Aku Tak Tahu – Karya Wan Siti Kamisyah
aku terlahir sebagai seorang wanita ditengah-tengah keluarga kurnag bahagia seiring waktu berjalan, ku jalani kehidupan penuh dgn kesulitan Tuhan? mengapa > > >
Mencabik Air
Gemericik suara hati Pancuran angin di dekat telinga Guratan sedih ada di mata Tengkurap di balik galau Aliran waktu seperti > > >
Caleg Maju dan Gagal ke Senayan
Tadi malam menonton sebuah acara Yang bernama ILC Tempat berkumpulnya para ahli hukum Di sana dihardirkan banyak tokoh politik Caleg > > >
Hujan yang Didamba
Sudah seminggu lebih Udara terasa sangat panas Kipas angin sudah dihidupkan Tapi tetap panas Air purifier juga sudah dinyalakan Tapi > > >
