Sastra dalam Berita
Rangkuman Sastra Viral
| Aspek | Detail Jurnalistik |
| What | Festival Sastra Bumi Segara (Tanah dan Laut). |
| Who | Yayasan Sastra Bali Dwipa. |
| When | Sabtu, 22 November 2025. |
| Where | Taman Werdhi Budaya, Denpasar. |
| Why | Kritik terhadap krisis lingkungan (Segara/Laut) yang mengancam kearifan lokal (Tri Hita Karana) (SEO: Puisi Alam, Sastra Hindu). |
| How | 1. Pementasan Drama Modern Adaptasi Mitologi Bali. 2. Sesi Mabasan (pembacaan teks Lontar kuno). 3. Pembacaan puisi lingkungan. |
Tujuan dan Manfaat Kegiatan
-
Tujuan Utama: Membangkitkan kesadaran pelestarian lingkungan melalui narasi sastra dan mempertahankan tradisi Mabasan sebagai warisan Sastra Bali Kuno.
-
Manfaat:
-
Menghasilkan karya Sastra Kontemporer yang kaya nilai filosofi.
-
Menjaga kesinambungan tradisi Lontar Bali di tengah modernisasi.
-
Karya Sastra Pilihan: Petikan Puisi “Segara”
(Puisi Bali Modern yang dibacakan)
SEGARA
Segara kini biru pilu,
Bukan lagi permadani dewata.
Plastik dan busa membalut pura,
Doa pun tercekat di bibir purnama.
Di mana Kala Rau sembunyi?
Ketika peradaban memakan diri sendiri.
Sastra adalah janji,
Bahwa laut ini tak boleh mati.
Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.

