Peluncuran Platform Digitalisasi Syair Klasik, Keren! Jumat, 5 Desember 2025 di Kota Medan, Sumatera Utara

Diposting pada

Sastra dalam Berita

Komunitas sastra di Sumatera Utara hari ini, Jumat, 5 Desember 2025, dikejutkan dengan peluncuran platform digital yang berfokus pada pelestarian puisi Melayu klasik.

📰 Rangkuman Jurnalistik (5W+1H)

Aspek Keterangan
Apa (What) Peluncuran platform digital “Koleksi Syair Nusantara”, yang mendigitalisasi dan menganalisis ratusan naskah kuno sastra Melayu.
Kapan (When) Sepanjang hari ini, Jumat, 5 Desember 2025.
Di Mana (Where) Dipusatkan di Pusat Kebudayaan Medan, setelah launching di Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara.
Mengapa (Why) Platform ini menjadi viral karena mengatasi masalah utama pelestarian sastra klasik: keterbatasan akses dan kerusakan fisik naskah.
Bagaimana (How) Menggunakan teknologi AI untuk mengindeks, mentransliterasi, dan menerjemahkan istilah-istilah Melayu kuno agar mudah diakses.
Siapa (Who) Kolaborasi antara akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Balai Bahasa, dan Komunitas Penulis Muda.

🎯 Tujuan dan Manfaat

Tujuan utama kegiatan ini adalah melestarikan warisan sastra Melayu yang kaya, khususnya dalam bentuk syair dan gurindam, dari kepunahan digital.

Manfaatnya bagi masyarakat luas adalah mempermudah akses penelitian, menjadikannya sumber belajar yang interaktif bagi pelajar, serta menanamkan kembali rasa cinta terhadap akar budaya dan bahasa Melayu di kalangan generasi muda.

📜 Karya Sastra yang Ditampilkan

Karya yang menjadi sorotan utama dalam peluncuran ini adalah digitalisasi lengkap Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji, serta berbagai Syair Perang dan Hikayat Hang Tuah dalam bentuk syair.

Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.