— Menangkap warna ceria Sejuk teduh menenangkan Hijau warna bajumu Membuat hati jadi ceria Warna hijau menjadi terang Menjadi berkilau > > >
Penulis: Pengunjung indoSastra
Menghitung Hembusan Angin
Dari ketinggian udara Memandang terpaku terpana Semerbak sejuk mendunia Hadir dimana-mana Ratapan kemarin terlupa Betapa susahnya hari demi hari Menatap > > >
Mentari Setelah Hujan
Sejak subuh tadi Hujan menyirami rumah Balkon juga basah Ada cipratan di lantai semarak Ada 2 ekor ayam Yang sedang > > >
Situ Patenggang yang Menakjubkan
Berada di sebelah selatan Kota Bandung Menyusuri jalan nan jauh Kanan kiri banyak menyapa Banyak jajanan di sepanjang jalan Lepas > > >
IKIP Bandung dan UPI
Kampusku yang indah Berada di utara Kota Bandung Udaranya sejuk segar Pemandangannya yang mempesona Sambil berjalan dan mendaki Menuju Lembang > > >
Hujan Bernyanyi dan Berdansa
Engkau sudah datang sejak tadi malam Engkau menghiasi hari Udara jadi sejuk Hati jadi damai Suaramu mengetuk atap Dengan sapaan > > >
Unismuh Makassar
Unismuh… Engkau laksana cahaya dari Timur Cahaya perjuangan Cahaya yang tercipta dari jutaan keringat Engkau siapkan calon ulama dan ulil > > >
Mendengar Indahnya Tangismu
Duhai bidadari Matamu yang indah Duhai putri Tatapmu yang menggetarkan Duhai anakku Pesonamu membuat riang Tapi teramat sayang Engkau belum > > >
Menyuap Anak dan Menyuap Pejabat
Pagi ini dia bangun cepat Lalu bermain dengan senyuman Berlalu waktu kami pun beranjak Menuju balkon yang indah Dia ceria > > >
