Sastra dalam Berita
Rangkuman Jurnalistik dan Tren Viral
| Aspek Jurnalistik (5W + 1H) | Uraian |
| What (Apa) | Puncak Lomba Baca Puisi Nasional bertema “Guru Pahlawan Literasi”. |
| Who (Siapa) | Ribuan guru peserta se-Sumatera (perwakilan finalis), didukung Balai Bahasa Provinsi Sumbar, dan melibatkan budayawan lokal. |
| When (Kapan) | Kamis, 23 Oktober 2025. |
| Where (Di mana) | Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Kota Padang. |
| Why (Mengapa) | Mengapresiasi peran guru dalam menumbuhkan literasi dan kecintaan terhadap sastra di tengah gempuran digital (Bulan Bahasa dan Sastra). |
| How (Bagaimana) | Setelah seleksi video ketat, 15 finalis menampilkan pembacaan puisi wajib dan puisi bebas, disiarkan langsung melalui kanal YouTube Balai Bahasa yang kini viral di kalangan pendidik. |
Tujuan dan Manfaat Kegiatan Sastra
| Tujuan Utama | Manfaat Strategis |
| Menjadikan Guru sebagai Teladan | Peningkatan Kualitas Pendidikan: Guru yang mahir bersastra akan lebih efektif mengajar Bahasa Indonesia dan memotivasi siswa. |
| Meningkatkan Apresiasi Seni Sastra | Pelestarian Bahasa: Mempopulerkan kembali puisi sebagai media ekspresi di Sumatera. |
| Memperkuat Kedudukan Bahasa Indonesia | Validasi Profesi: Memberikan panggung dan apresiasi yang layak bagi dedikasi guru sebagai ujung tombak literasi bangsa. |
Karya Sastra yang Ditampilkan
| Jenis Karya | Judul/Keterangan | Penyair/Sumber |
| Puisi Wajib | “Guru Adalah Sajak Peradaban” (Tema Kepahlawanan Guru) | Gus tf Sakai (Sastrawan Lokal) |
| Puisi Pilihan | “Danau Singkarak di Mataku” (Puisi Lirik/Keindahan Alam) | Rusli Marzuki Saria |
Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.

