Panggung Sastra Toakala Menampilkan Monolog Epik I La Galigo, Keren! 22 November 2025 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Diposting pada

Sastra dalam Berita

Rangkuman Sastra Viral

Aspek Detail Jurnalistik
What Panggung Sastra Toakala (Air Terjun) dengan monolog epik.
Who Forum Sastra Sulawesi Selatan.
When Sabtu, 22 November 2025.
Where Pelataran Benteng Rotterdam, Makassar.
Why Menghidupkan kembali epik Sastra Dunia I La Galigo melalui panggung dan memperkuat Kritik Sosial (SEO: I La Galigo, Sastra Bugis-Makassar).
How 1. Pementasan Monolog Adaptasi Epik I La Galigo. 2. Diskusi Kebahasaan Dialek Bugis-Makassar. 3. Peluncuran buku kumpulan Esai Kritik Sosial.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

  • Tujuan Utama: Mereplikasi dan menginterpretasi epik Sastra Dunia I La Galigo ke dalam format panggung modern, menjangkau audiens muda.

  • Manfaat:

    • Meningkatkan apresiasi publik terhadap warisan Sastra Lisan Sulawesi.

    • Mendorong penelitian dan kritik terhadap isu-isu sosial di Makassar.

Karya Sastra Pilihan: Dialog Monolog I La Galigo

(Dikutip dari Monolog adaptasi epik)

DIALOG I LA GALIGO

Aku adalah Toakala, yang lahir dari riak air dan debur ombak. Bapakku adalah langit, ibuku adalah bumi.

Kau pikir lautan luas itu memisahkan? Tidak. Lautan adalah jembatan. Jembatan bagi Sawerigading, jembatan bagi setiap perantau yang membawa aksara dan mantra.

Kehidupan adalah pelayaran panjang, dan takdir kita ditulis oleh ombak.

Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.