Karya Ilmiah

Demi menghargai hak cipta dan jasa sastrawan pujangga, indoSastra menyarankan membeli buku sastra di Toko Buku Online Terpercaya

Bahasa Indonesia dalam penyusunan karya tulis ilmiah atau karangan ilmiah

Jenis Karya Ilmiah:

  1. Makalah; adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif;
  2. Kertas Kerja; adalah karya tulis ilmiah yang bersifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyajikan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untuk disajikan dalam seminar atau lokakarya;
  3. Laporan Praktik Kerja; adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah ini merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) yang biasanya ada pada tingkat akademi;
  4. Skripsi; adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah ini ditulis untuk meraih gelar sarjana (S-1). Secara umum ada 2 jenis skripsi, yang pertama adalah yang bersifat langsung yaitu mengadakan penelitian ke lapangan, dan yang kedua adalah yang bersifat tidak langsung yaitu dengan mengadakan studi kepustakaan;
  5. Tesis atau Thesis; adalah karya tulis ilmiah yang mengungkapkan pengetahuan baru dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. Tesis ini sifatnya lebih mendalam dari skripsi (karya ilmiah S II). Karya ilmiah ini ditulis pada program pasca sarjana (S-2) untuk meraih gelar magister atau master;
  6. Disertasi; adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan teori atau dalil baru yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). Karya ilmiah ini ditulis untuk meraih gelar doktor (S-3).

Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah / Karangan Ilmiah

  1. Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
  2. Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
  3. Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
  4. Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
  5. Memperoleh kepuasan intelektual;
  6. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan.

Karakteristik Karya Ilmiah / Karangan Ilmiah

  1. Mengacu kepada teori; artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acuan dalam pembahasan masalah.
  2. Berdasarkan fakta; artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adanya, sebenarnya dan konkret.
  3. Logis; artinya setiap keterangna dalam kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri, diselidiki dan diusut alasan-alasannya, rasional dan dapat diterima akal.
  4. Objektif;  artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjektif, senantiasa faktual dan apa adanya, serta tidak diintervensi oleh kepentingan baik pribadi maupun golongan.
  5. Sistematis; baik penulisan / penyajian maupun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin, teratur, kronologis, sesuai dengan prosedur dan sistem yang berlaku, terurut, dan tertib.
  6. Sahih / Valid; artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku.
  7. Jelas; artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya, gamblang, dan sejelas-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguan-raguan dalam benak pembaca.
  8. Seksama; baik penyajian maupun pembahasan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat, teliti, dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya.
  9. Tuntas; pembahasan dalam karangan ilmiah harus sampai ke akar-akarnya. Jadi, supaya karangan tuntas, pokok masalah harus dibatasi tidak boleh terlalu luas.
  10. Bahasanya Baku; Bahasa dalam kerangka ilmiah harus baku artinya harus sesuai dengan bahasa yang dijadikan tolak ukur / standar bagi betu l tidaknya penggunaan bahasa.
  11. Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional); Tapi perlu diperhatikan bahwa tata cara penulisan laporan penelitian yang berlaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap harus diperhatikan.

Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah / Karangan Ilmiah

1. Persiapan

1. 1 Pemilihan Topik

Cara memilih topik yang baik dalam karya ilmiah adalah sebagai berikut:

  • topik itu sudah dikuasai;
  • topik itu paling menarik perhatian
  • topik itu ruang lingkupnya terbatas;
  • data itu objektif;
  • memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya;
  • memiliki sumber acuan.

1.2 Penentuan Judul

1.3 Penulisan Kerangka Karangan

1.4 Pengumpulan Data

Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam pengumpulan data:

  • mencari informasi/data dari kepustakaan;
  • menyusun daftar angket;
  • melakukan wawancara;
  • melakukan pengamatan di lapangan;
  • melakukan percobaan di laboratorium

1.5 Penyusunan Data

1.6 Pengetikan

1.7 Pemeriksaan

Kegiatan yang dilakukan dalam tahap pemeriksaan:

  • penyusunan paragraf;
  • penerapan kalimat baku;
  • penerapan diksi atau pilihan kata;
  • penerapan EYD.

Bagian-bagian (kelengkapan isi) Karya Ilmiah / Karangan Ilmiah

Kelengkapan halaman dari Karya Ilmiah/ karangan ilmiah meliputi:

1. Kelengkapan awal:

  • Kulit luar / cover / sampul;
  • Halaman judul;
  • Halaman pengesahan;
  • Halaman penerimaan;
  • Halaman persembahan
  • Abstrak, dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia;
  • Kata Pengantar;
  • Daftar tabel;
  • Daftar grafik;
  • Daftar gambar;
  • Daftar singkatan dan daftar lambang;
  • Daftar lampiran

2. Kelengkapan isi:

  • Pendahuluan
  • Kajian teori atau tinjauan pustaka
  • Data dan informasi mengenai objek penelitian, meliputi focus (topik) dan locus (lokasi)
  • Pembahasan
  • Penutup

3. Kelengkapan Akhir:

  • Daftar pustaka
  • Riwayat hidup penulis
  • Lampiran data
  • Penulisan index (indeks)

Jenis Huruf (font), spasi, dan margin (tepi batas) Pias pada Karya Ilmiah / Karangan Ilmiah

Jenis huruf (font) yang digunakan:

  • Untuk teks: Times new roman ukuran 12 pt atau Arial ukuran 11 pt
  • Untuk judul karya ilmiah dan judul bab: Times new roman ukuran 14 pt atau Arial ukuran 13 pt
  • Untuk nama lembaga / sekolah / perguruan tinggi (dipakai pada cover bagian bawah): Times new roman ukuran 16 pt atau Arial ukuran 15 pt

Penomoran pada Karya Ilmiah / Karangan Ilmiah

Pemberian nomor mengikuti ketentuan seperti berikut ini:

1. Nomor Romawi Kecil, dipakai pada:

  • halaman judul, diletakkan pada bagian bawah tengah (center footer)
  • abstrak, diletakkan pada bagian bawah tengah (center footer)
  • kata pengantar atau prakata, diletakkan pada bagian bawah tengah (center footer)
  • daftar isi, diletakkan pada bagian bawah tengah (center footer)
  • daftar tabel, diletakkan pada bagian bawah tengah (center footer)
  • daftar grafik, diletakkan pada bagian bawah tengah (center footer)
  • daftar singkatan dan lambang, diletakkan pada bagian bawah tengah (center footer)

2. Nomor Romawi Besar, dipakai pada:

  • tajuk bab pendahuluan, contoh: BAB I, diletakkan di bagian atas tengah
  • bab teoretis, contoh: BAB II, diletakkan di bagian atas tengah
  • bab metode dan objek penelitian, contoh: BAB II, diletakkan di bagian atas tengah
  • bab analisis data, contoh: BAB III, diletakkan di bagian atas tengah
  • bab penutup, contoh: BAB IV dan atau BAB V, diletakkan di bagian atas tengah

3. Nomor Angka Arab, mulai dari 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9, dan seterusnya, dipakai pada:

  • Penomoran halaman mulai dari Bab I dan seterusnya.
  • Untuk halaman yang merupakan awal dari sebuah bab, sebagai contoh halaman yang judul atasnya menerangkan Bab I, bab II, dan seterusnya, maka nomor halamannya diletakkan pada bagian bawah tengah (center footer)
  • Untuk halaman selanjutnya, penomoran halaman diletakan pada bagian atas kanan (right header)

Jenis Kertas dan Jumlah Halaman Penulisan Karya Ilmiah / Karangan Ilmiah

Jenis kertas yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah adalah HVS  dan ukurannya adalah A4 (21,0 x 29,7). Warna tinta adalah hitam atau biru. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dari 15 halaman. sedangkan untuk skripsi minimal 40 halaman, tesis minimal 80 halaman, dan disertasi minimal 250 halaman. Ini adalah ketentuan secara umum, mungkin ada aturan lain di beberapa sekolah atau perguruan tinggi walaupun sangat jarang ditemukan.

Pengutipan dalam Karya Ilmiah

==========================