Puisi di Kapal Tunda Bertema Maritim, Menawan! Minggu, 9 November 2025 di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau

Diposting pada

Sastra dalam Berita

Aktivitas sastra di Kepulauan Riau dan Bangka Belitung yang viral adalah pementasan puisi unik di atas kapal dengan mengangkat tema kemaritiman.

  • Apa (What): Pertunjukan performance poetry dan musikalisasi puisi berjudul Garis Batas Selat, diadakan di atas kapal tunda (tugboat) yang berlabuh.
  • Kapan (When): Minggu, 9 November 2025, saat matahari terbenam.
  • Di Mana (Where): Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang.
  • Siapa (Who): Komunitas Sastra Pesisir dan seniman muda Kepri, didukung oleh otoritas pelabuhan.
  • Mengapa (Why): Untuk menghidupkan kembali sastra maritim Indonesia, yang sering terlupakan, dengan mengambil lokasi yang otentik dan simbolis bagi kehidupan kepulauan (powerful SEO: sastra maritim, puisi di atas kapal, sastra Kepri Bangka Belitung).
  • Bagaimana (How): Kapal dihiasi jaring ikan dan lampu kecil, menciptakan suasana syahdu. Pembacaan puisi diiringi suara ombak dan alat musik percussion yang terbuat dari benda-benda bekas kapal.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan Sastra

Tujuan utama adalah mengangkat identitas maritim sebagai jantung budaya kepulauan dan memperkaya khazanah sastra Indonesia dengan perspektif laut. Manfaat yang didapat adalah:

  1. Meningkatkan apresiasi terhadap profesi nelayan dan isu-isu kelautan melalui sastra.
  2. Menciptakan lokasi pementasan yang unik untuk menarik wisatawan budaya.
  3. Mendorong penulis muda kepulauan untuk mengeksplorasi tema-tema bahari.

Karya Sastra yang Ditampilkan

Karya Sastra: Puisi (Performance Poetry)

Judul Puisi Paling Disorot Kutipan Puisi Paling Viral (Simulasi)
“Nakhoda dan Seribu Garis Batas” Laut ini bukan lagi peta, ia adalah sajak yang tak pernah selesai. Setiap gelombang adalah baris bait yang membentur cemas. Kami berdiri di buritan, memeluk aroma garam dan janji ombak. Sebab tanah kami, sejatinya adalah air yang mengapung.

Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.