“Angin Perubahan Berembus dari Timur”, Syair Hari ini Minggu, 9 November 2025

Diposting pada

Salam Sastra Indonesia

Berikut adalah syair kita hari ini tentang politik dan kondisi ekonomi di negara kita

1. Suara dari Surabaya
Di Surabaya rakyat bersuara lantang
Harga naik tapi janji tak datang
Pabrik sepi pasar pun gersang
Namun semangat tetap gemilang


2. Langit Jakarta Mendung Panjang
Di Jakarta langit tampak kelabu
Gedung tinggi menatap waktu
Kurs rupiah naik-turun tak tentu
Politik berputar seperti layang-layang di udara itu


3. Denpasar Menyimpan Resah
Pantai ramai tapi isi dompet tak sama
Wisatawan datang tapi rakyat tetap berdrama
Suara nelayan di Jimbaran tak lagi menggema
Mereka bertanya kapan adil benar terasa


4. Bandung di Persimpangan Asa
Bandung dingin tapi rakyat berkeringat
Menahan laju harga yang terus melesat
Pemuda berdebat di warung kopi dekat
Membahas masa depan yang samar tersirat


5. Makassar Menatap Laut Sunyi
Gelombang tinggi membawa berita
Dari utara sampai selatan Nusantara
Pelayaran lesu dagang tak bergairah
Tapi doa tetap berlabuh di dada bangsa


6. Medan Bergetar di Tengah Perubahan
Dari Pelabuhan Belawan terdengar kabar
Harga sawit naik tapi hasil tak besar
Kaum buruh menuntut hidup yang wajar
Namun janji pemimpin masih berputar-putar


7. Semarang Menjaga Harapan
Kapal dagang menepi di pelabuhan tua
Pedagang menunggu kabar gembira
Ekonomi goyah tapi hati tetap percaya
Bahwa bangsa ini tak akan binasa


8. Yogyakarta Tetap Teduh
Walau situasi makin berat terasa
Yogyakarta tetap jadi penjaga bahasa
Rakyat kecil berpuisi dalam luka
Menulis harapan di tengah sengketa


9. Palembang Memanggil Keberanian
Asap pabrik masih menari di udara
Namun rakyatnya tak hilang daya
Dari Musi mereka belajar bertahan lama
Menunggu fajar baru bagi bangsa tercinta

Demikianlah lantunan sastra kita, semoga terhibur.