Diskusi Sastra Bugis-Makassar dan Seminar Kritik E-Sastra, Keren! 19 November 2025 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Diposting pada

Sastra dalam Berita

Kota Makassar, Sulawesi Selatan, hari ini, 19 November 2025, menjadi tuan rumah pertemuan sastra modern dan tradisional melalui Diskusi Sastra Bugis-Makassar dan Seminar Kritik E-Sastra.

5W + 1H Rangkuman Berita

  • What (Apa): Diskusi Sastra Bugis-Makassar yang mengintegrasikan sastra klasik La Galigo dengan tren penulisan digital (E-Sastra).

  • When (Kapan): Hari ini, 19 November 2025.

  • Where (Di mana): Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

  • Who (Siapa): Kritikus sastra nasional dan penulis e-sastra muda Makassar.

  • Why (Mengapa Viral): Panel diskusi tentang “Adaptasi Sastra Klasik ke Medium Digital: La Galigo di TikTok” memicu perdebatan sengit dan viral tentang sakralisasi naskah kuno.

  • How (Bagaimana Dampaknya): Menghasilkan kerangka kritik sastra baru untuk menilai kualitas karya digital dan mendorong generasi muda mempelajari kembali epos leluhur.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan Sastra

Tujuan kegiatan ini adalah menjembatani kesenjangan antara sastra daerah yang kaya dengan perkembangan teknologi penulisan dan penerbitan digital (E-Sastra).

Manfaatnya, seminar ini menghasilkan kerangka kritik sastra baru dan mendorong generasi muda Bugis-Makassar untuk bangga dan mempelajari kembali epos leluhur mereka.

Karya Sastra yang Ditampilkan

Kutipan filosofis yang menjadi pembuka diskusi sastra Bugis-Makassar:

“Apabila engkau ingin mengetahui keberadaanmu, lihatlah ke laut. Apabila engkau ingin mengetahui asal-usulmu, dengarlah La Galigo. Sebab di sanalah rahim dan ombak bersatu.”

Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.