Malam Apresiasi Puisi Laut dan Rempah-rempah, Indah Banget! Senin, 1 Desember 2025 di Kota Ambon, Maluku

Diposting pada

Sastra dalam Berita

AMBON, MalukuSastra Maluku Papua hari ini bersinar dengan aroma rempah, memikat publik melalui pengalaman sensorik yang unik.

Rangkuman Jurnalistik (5W+1H & SEO Kuat)

  • Apa (What): “Malam Apresiasi Puisi Laut dan Rempah-rempah”. Acara ini merupakan eksplorasi Sastra Maritim yang unik.

  • Kapan (When): Senin, 1 Desember 2025, menarik perhatian wisatawan dan pegiat sastra.

  • Di mana (Where): Tepi Pantai Natsepa, Ambon, fokus pada Apresiasi Sastra Ambon dan Budaya Rempah.

  • Siapa (Who): Komunitas Sastra Teluk Ambon, penyair lokal, dan komunitas seni dari Papua.

  • Mengapa (Why): Konsep yang unik, menggabungkan puisi dengan sensasi rasa dan aroma rempah, membuat pengalaman sastra ini viral secara nasional.

  • Bagaimana (How): Pembacaan puisi bertema lautan, pala, dan cengkih dengan iringan Ukulele, diikuti workshop menulis puisi dengan inspirasi terroir Maluku.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan Sastra

Tujuan Utama Manfaat Utama yang Diperoleh
Mengeksplorasi Kekayaan Sastra Maritim dan Rempah-rempah sebagai Identitas Kultural. Pengembangan Tema: Mendorong penulis mengangkat kekayaan bahari dan rempah-rempah Maluku.
Wisata Sastra: Menarik wisatawan berbasis minat (sastra dan sejarah rempah).
Harmoni Regional: Memperkuat kolaborasi sastra antara Maluku dan Papua.

Karya Sastra yang Ditampilkan (Puisi Bertema Pala dan Laut)

Puisi yang dibacakan (bertema pala dan laut):

Setiap butir pala yang kau genggam,

Adalah riwayat ombak yang tak pernah tidur.

Dengarkan, laut di Banda tak hanya biru,

Ia juga menyimpan getir cengkih yang pernah ditukar dengan emas.

Di sini, puisiku beraroma muskat.

Berlayar dari jantung hati, menuju cakrawala.

Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.