Simfoni Musikalisasi Gita Sansekerta, Mempesona! 18 November 2025 di Denpasar, Bali

Diposting pada

Sastra dalam Berita

Analisis Jurnalistik (5W+1H)

Apa (What): Simfoni Musikalisasi Gita Sansekerta. Menggabungkan pembacaan kutipan kitab suci Hindu (Bhagawadgita) dengan orkestra modern Bali dan tarian sakral.

Kapan (When): Terselenggara pada 18 November 2025.

Di mana (Where): Puri Agung, Denpasar.

Siapa (Who): Melibatkan seniman lokal, rohaniwan, dan akademisi dari Universitas Udayana.

Mengapa (Why): Merayakan warisan sastra keagamaan India Kuno (Kakawin) yang menjadi dasar budaya Bali.

Bagaimana (How): Menampilkan Kolaborasi epik antara Cakepung (gamelan vokal) dan alat musik string Eropa, serta Peluncuran Antologi Puisi bertema Tri Hita Karana.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

  • Tujuan: Mengangkat kembali nilai-nilai filosofis dan spiritual dalam sastra Sansekerta dan Kawi.

  • Manfaat: Memperkaya medium ekspresi sastra melalui musikalisasi dan seni pertunjukan, serta memperkuat identitas spiritual Bali.

Karya Sastra yang Ditampilkan

Pemujaan Tiga Harmoni (Karya: Ida Bagus Wirasana

Om Swastiastu. Di pangkuan gunung, di hati laut, Jiwa kawi berbisik, Dharma tak pernah surut. Sastra ini adalah sesaji, Bukan tentang raga, tapi tentang jati diri. Parhyangan, Pawongan, Palemahan, Tiga pita yang mengikat keindahan di pulau para dewa.

Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.