Simposium ‘Warisan Pantun Melayu’, Menawan! Sabtu, 8 November 2025 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau

Diposting pada

Sastra dalam Berita

Kriteria Keterangan
What (Peristiwa) Simposium internasional mengenai Pantun Melayu dan perannya sebagai warisan budaya UNESCO.
Who (Tokoh) Ahli filologi dari Malaysia, Singapura, dan Indonesia, serta guru-guru bahasa Melayu.
When (Waktu) Sabtu, 8 November 2025, sepanjang hari.
Where (Lokasi) Balai Adat Melayu, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Why (Tujuan) Memperkuat posisi pantun sebagai identitas budaya maritim Melayu dan membahas modernisasi pantun di era digital.
How (Metode) Sesi presentasi ilmiah, lokakarya penulisan pantun modern (Pantun Viral), dan lomba berbalas pantun antar generasi.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan Sastra

Aspek Detail
Tujuan Utama Melestarikan tradisi lisan Pantun Melayu yang telah diakui UNESCO.
Manfaat Kritis Memperkuat hubungan kebudayaan dengan negara serumpun dan mendorong penggunaan Pantun dalam komunikasi sehari-hari, termasuk di media sosial.

Karya Sastra yang Ditampilkan

Judul Karya (Contoh Pantun Modern):

Beli ikan tenggiri di pasar Bintan,

Pulangnya mencari kain songket;

Dunia maya banyak godaan,

Pantun bijak jadikan backbone di internet.

Semoga peristiwa sastra diatas dapat melepaskan dahaga akan bahasa nan indah menawan, dan menceriakan hidup yang lebih kaya makna.