Inilah puisi bertanya
Karena hati yang gulana
Fakta yang tercipta dari berita yang membahana
Membaca tokoh media online yang begana: Ali Syarief – アリ・シャリーフ
@alisyarief
–
Bila Indonesia Tak Pernah Punya Jokowi dan Gibran
Bila Indonesia tak pernah punya Jokowi dan Gibran,
pulau-pulau dari Papua hingga ke Sumatera
akan tetap berjejer, tegak, dan mempesona,
tak bergeser oleh ambisi siapa pun.
Gunung-gunung tetap menjulang,
laut tetap beriak,
sungai tetap mengalir
membawa doa dari hulu ke muara.
Namun ketika mereka hadir
di panggung kekuasaan,
peta berubah warna,
jalan menuju adil dan makmur
seperti kabut yang kian menebal.
Rakyat ditinggalkan di persimpangan,
dipaksa memilih diam atau pasrah
pada janji yang pudar,
pada warisan nepotisme
yang ditanam dengan senyum manis.
Dan negeri ini pun bertanya
pada dirinya sendiri:
Apakah sejarah harus ditulis
oleh darah yang tertahan,
oleh suara yang dipaksa lirih,
oleh harapan yang digadaikan?
Bila Indonesia tak pernah punya Jokowi dan Gibran,
nusantara tetaplah nusantara,
tapi mungkin lebih jujur
dalam menatap masa depan.
–
Duhai dunia, ini hanyalah sebuah puisi tentang Bila Indonesia Tak Pernah Punya Jokowi dan Gibran; Puisi Bertanya
Dengan kiasan bertanya tentang kenapa bagaimana, dan apa yang sedang terjadi
Jadi tolong berikan penjelasan dan klarifikasi
—–
Info Admin indoSastra: semua karya sastra pengunjung adalah ide dan pemikiran pengunjung, admin tidak bertanggung jawab atas karya pengunjung, karena itu adalah karya cipta mereka.
Pengunjung dapat memasukkan karya >>> di sini



